Highlight
Inovasi Stunting
30 August 2022
10:06:01
Oleh : Admin
inovasi Desa Banua Hanyar Dalam Penurunan Dan Pencegahan Stunting yaitu "APAM RUNCING" (Upaya Pemerintah dan Masyarakat untuk Penurunan dan Pencegahan Stunting) adalah merupakan forum komunikasi antar lintas sektor yang didalamnya terdapat tim dari puskesmas, pemerintah desa, Tim Penggerak PKK , Seluruh Kader kesehatan , babinkamtipnas, babinsa, serta tokoh masyarakat, guna membahas tentang upaya penurunan dan pencegahan stunting di Desa Banua Hanyar Kecamatan Tapin Utara
latar belakang di buatnya inovasi ini dikarenakan pada tahun 2019 di Desa Banua Hanyar diketahui melalui aplikasi ePPGBM ( Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Balita Brbasis Masyarakat ) memiliki angka stunting yang cukup tinggi 38,5 % yaitu sebanyak 7 orang dari 27 orang jumlah bayi balita di Desa Banua Hanyar
Data Permasalahan Kesehatan Ibu dan Anak Tahun 2019
Permasalahan Kesehatan di Desa Banua Hanyar cukup beragam namun penulis tertarik untuk mengangkat satu permasalahan di Desa Banua Hanyar yang lagi ramai diperbincangkan di ruang lingkup lintas sektor khususnya di bidang kesehatan yaitu permasalahan Stunting.
Dari hasil observasi penulis di lapangan, penyebab masalah di atas adalah kurangnya gizi ibu hamil yang dapat dilihat dari laporan PWS KIA, yaitu ibu hamil KEK sebanyak 33,3 %, ibu hamil mengalami anemia sebanyak 50 % dari jumlah ibu hamil di Desa Banua Hanyar. Dari kuesioner dan ceklis di dapatkan pengetahun ibu dalam merawat kesehatan anak dengan skor pengetahun ibu hamil 55 poin dan nilai keterampilan ibu hamil 57,5 poin, skor nilai pengetahuan ibu bayi balita sebanyak 55,1 poin, skor keterampian ibu bayi balita sebanyak 57,1 poin serta dlihat dari register kunjungan ibu hamil didapatkan hasil persentase kunjungan awal kehamilan 25 % dan selama hamil 41,6 %. Jumlah ibu yang menglaami Anemia sebanyak 50% dari jumlah ibu hamil dan jumlah ibu hamil yang mengalami KEK sebanyak 33,3 % dari jumlah ibu hamil
Inovasi APAM RUNCING didukung 2 kegiatan ibu yaitu “KUTAPI” (Kumpulan Ibu Bayi dan Balita Untuk Perbaikan Gizi) dan “KURSUMANGAT” (Kumpulan IBu Hamil Rajin, Sehat Dan Bersemangat). Kegiatan inilah yang nantinya menjadi media komunikasi antar TIM APAM RUNCING dengan ibu hamil dan ibu yang mempunyai anak.
Apakah Kegiatan Kutapi ?
KUTAPI (Kumpulan Ibu Bayi Balita Untuk Perbaikan Gizi)
Kegiatan “KUTAPI” dilaksanakam secara rutin setiap bulan, kepala Desa bertanggung jawab untuk memfasilitasi berlangsungnya kegiatan KUTAPI, pelaksana kegiatan adalah Bidan Desa beserta KPM (Kader Pembangunan Manusia). Pembiayaan kegiatan inovasi ini di danai oleh Anggaran Pendapatan Desa (APBDes) dan Swadaya Masyarakat Desa Banua Hanyar. Kegiatan Kutapi dilakukan dengan pendekatan kepada ibu serta keluarga yang memiliki anak 0 – 59 bulan, mendiskusikan tentang kesehatan anak, mendengarkan keluhan dan masalah ibu dalam menjaga kesehatan anak dengan cara online melalui grub WA atau dengan pertemuan kegiatan, kami juga membuat makanan yang sehat serta inovatif, pemenuhan gizi anak seperti pemberian vitamin untuk seluruh anak usia 3 – 59 bulan, serta pemberian bantuan berupa sembako kepada anak yang mengalami stunting, gizi kurang dan gizi buruk.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini keluarga yang memiliki anak 0 – 59 bulan dapat meningkat pengetahuannya dalam hal kesehatan anak. Makin terampilnya dalam hal membuat makanan yang sehat untuk bayi dan balita, meningkatnya kesehatan bayi dan balita Desa Banua Hanyar, terpenuhinya gizi bayi dan balita Desa Banua Hanyar, sehingga dapat menurunnya angka stunting dan gizi buruk di Desa Banua Hanyar.
Apakah Kegiatan KURSUMANGAT ?
KURSUMANGAT (Kumpulan Ibu Hamil Rajin, Sehat dan Bersemangat)
Inovasi “KURSUMANGAT” sebagai salah satu upaya dalam pencegahan stunting di Desa Banua hanyar karena masalah kesehatan ibu hamil juga sangat penting, mulai dari kesehatan fisik serta kesehatan mental ibu hamil tersebut harus selalu terjaga sehingga ibu hamil dapat menjalani kehamilannya dengan baik.
Kegiatan KURSUMANGAT dilaksanakan rutin setiap bulan, bertempat di gedung posyandu Desa Banua Hanyar, dilaksanakan oleh Bidan Desa Beserta KPM.
Di dalam kegiatan inovasi ini kami melakukan diskusi tentang kehamilan, bercerita tentang apa saja yang di alami selama hamil, serta mencari jalan keluar masalah yang sedang dihadapi ibu hamil dengan cara online melalui grub WA atau dengan pertemuan kegiatan, kami juga melaksanakan senam hamil bersama, membuat makanan yang sehat untuk ibu hamil, memotivasi ibu hamil agar memperhatikan kehamilannya seperti kontrol kehamilan tepat waktu, melahirkan di fasilitas kesehatan, merencanakan persalinan, serta dapat mendeteksi dini penyulit pada saat kehamilan.
Diharapkan dengan adanya inovasi ini ibu hamil lebih percaya kepada tenaga bidan khususnya bidan ,ibu hamil sangat tenang dan nyaman dalam menjalani kehamilannya, meningkatnya pengetahuan ibu hamil, semakin terampilnya ibu hamil membuat makanan yang sehat, meningkatnya kesehatan ibu hamil , ibu hamil semakin sehat, ibu hamil siap secara fisik dan maupun mental dalam menghadapi persalinan, serta terpenuhinya kebutuhan ibu hamil selama kehamilan sehingga minimnya resiko melahirkan bayi yang mengalami stunting.